Bos Pabrik Ini 'Teriak' Kekurangan Gas, Siap-Siap PHK Massal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri keramik Indonesia menghadapi tekanan pasokan gas bumi yang terbatas. Kapasitas produksi beberapa perusahaan anggota Asosiasi Industri Keramik Indonesia (ASAKI) dipotong 40-50 persen akibat kuota harian yang ketat. Hingga 30 September 2026, beberapa anggota hanya menerima 78 persen dari kontrak gas minimum. Jika kondisi berlanjut, PHK massal tidak dapat dihindari. Harga gas naik dari US$8-8,5 ke US$12 per MMBTU, membuat biaya gas mencapai 45-48 persen dari total produksi. Gas merupakan bahan baku dan energi utama untuk spray dryer dan kiln. Tekanan juga di Jawa Timur dengan rencana shutdown bertahap hingga Oktober 2026.
Bagikan
Berita terkait
Pasokan Gas Dipangkas, Industri Keramik & Kaca Berpotensi Kurangi Produksi
kumparan · 16 September 2026 pukul 20.00
Pasokan Gas Terbatas, 6 Pabrik Keramik Mulai Hentikan Produksi
kumparan · 15 September 2026 pukul 17.46
Industri Keramik Menjerit! Pasokan Gas Dibatasi 80 Persen
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 19.17
Video: Mau Kerek Kapasitas Produksi, Pengusaha Keramik Terkendala Gas
CNBC Indonesia · 20 September 2026 pukul 19.20