Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

BPOM Percepat Perizinan Obat Lewat SIGMA, Keamanan dan Mutu Tetap Jadi Prioritas

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menggandeng Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GP Farmasi) dalam program Regulatory Assistant yang disingkat SIGMA untuk mempercepat proses perizinan obat. Program ini bukan hanya mempercepat penerbitan Nomor Izin Edar (NIE), tetapi juga memberikan pendampingan menyeluruh mulai tahap pengembangan produk hingga obat beredar di masyarakat. Kepala BPOM Taruna Ikrar menyatakan bahwa pendampingan mencakup penelitian, proses pra-edar (pre-market), pengawasan pasca-edar (post-market), dan aspek penindakan hukum. SIGMA merupakan bentuk pelayanan aktif BPOM yang melibatkan industri farmasi dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan obat berkualitas masuk ke masyarakat dengan tetap menjaga keamanan dan mutu obat.

Berita terkait