Breaking News! AS Bombardir Pulau Larak Iran, Hancurkan Roket Teheran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasukan Amerika Serikat (AS) melakukan serangan militer pada hari Minggu (30/08/2026) yang menargetkan dua peluncur senjata Iran di Pulau Larak, menandai serangan pertama AS terhadap Iran sejak akhir Juli 2026. Seorang pejabat AS membenarkan operasi tersebut, menyatakan bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran sedang bersiap meluncurkan roket ranjau laut ke Selat Hormuz. IRGC menuduh AS melakukan serangan agresif yang menyebabkan korban di kalangan tentara dan warga sipil, serta menjanjikan balasan. Kantor berita setempat melaporkan ledakan kuat di dekat pulau tersebut, dengan kemungkinan penggunaan drone dalam serangan tersebut.
Ketegangan di Selat Hormuz semakin tinggi. Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menyatakan bahwa ranjau telah dikendalikan di perairan internasional, sambil memperingatkan akan menghancurkan kapal yang menaruhkan ranjau baru. Konflik bersenjata yang dimulai pada 28 Februari 2026 antara AS-Israel dan Iran telah menyebabkan ribuan kematian, jutaan pengungsi, dan 18 kematian militer AS. Perang ini juga mendorong blokade total di Selat Hormuz, jalur strategis bagi sekitar 20% pasokan minyak global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 06.54
AS Serang Pulau Larak Iran, IRGC Siapkan Balasan
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 05.12
AS Serang Dua Peluncur Roket Iran di Pulau Larak, Selat Hormuz Kembali Memanas
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 13.40
Tepis Trump, Iran Tegaskan Pegang Kendali Penuh atas Selat Hormuz
Berita terkait
IRGC Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup, AS Diminta Penuhi Syarat Iran
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 16.45
Selat Hormuz Tak Akan Dibuka Jika AS Tak Menerima Syarat Iran
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 16.00
IRGC Sebut Iran-Oman Capai Kesepakatan Soal Selat Hormuz
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 04.00
4 Alasan Invasi Darat AS Jadi Jalan Keluar Trump Terburuk dari Perang Iran
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 02.20