Bukan cuma Masker! Ini Jenis Pakaian Wajib Agar Kulit enggak Rusak Terkena Abu Vulkanik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Paparan abu vulkanik tidak hanya menyebabkan gangguan pernapasan dan mata, tetapi juga berisiko merusak kulit karena sifat partikel yang tajam dan abrasif. Dr. Arini Astasari Widodo, SpDVE, menyarankan masyarakat mengenakan pakaian tertutup penuh seperti baju lengan panjang, celana panjang, dan sepatu tertutup ketika berada di luar ruangan atau membersihkan area terpapar abu. Rekomendasi ini selaras dengan panduan USGS untuk mencegah kontak langsung partikel silika dengan kulit. Dr. Arini menekankan pentingnya penggunaan sunscreen broad-spectrum dengan SPF minimal 30, namun aplikasi harus dilakukan setelah kulit dibersihkan dari abu terlebih dahulu. Menggosok sunscreen di atas kulit berdebu dapat menyebabkan gosokan berlebihan dan iritasi. Dalam kondisi hujan abu tebal, prioritas proteksi adalah membatasi aktivitas di luar rumah, menutup pintu dan jendela, serta menggunakan pakaian tertutup dan topi. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita kulit sensitif perlu mendapatkan perhatian ekstra. Masyarakat harus segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala seperti kemerahan, pembengkakan, rasa terbakar, atau luka lepuh. Pemerintah juga telah menyiapkan dana bencana Rp1 triliun untuk antisipasi erupsi, sementara status Gunung Anak Krakatau tetap pada Siaga Level III dengan potensi letusan masih tinggi.
Bagikan
Berita terkait
RDP dengan Komisi III DPR, PERADI PROFESIONAL: RUU Perampasan Aset Harus Berkeadilan
JawaPos · 7 September 2026 pukul 17.00
Semur Ayam Kesukaan AP, Anak Korban Kekerasan di Sidikalang
kumparan · 7 September 2026 pukul 17.00
Abu Krakatau Ganggu Empat Provinsi, BNPB Sebut Belum Ada Korban dan Status Darurat
VOI · 7 September 2026 pukul 17.00
Hari Pelanggan Nasional, Pertamina Patra Niaga Bagikan 8.100 Porsi Makanan
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 17.00