Bukan Rp 6 Juta Lagi, Dapur MBG Cuma Dapat Insentif Rp 2.000 per Porsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan skema insentif mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Rp2.000 per porsi setelah menemukan potensi pemborosan anggaran negara. Sebelumnya, insentif diberikan tetap Rp6 juta per hari, yang merupakan hasil perhitungan Rp2.000 dikalikan 3.000 porsi. Kepala BGN, Sudaryono, menyatakan pembayaran tetap Rp6 juta berpotensi membuat insentif per porsi lebih tinggi jika jumlah penerima manfaat lebih sedikit, seperti pada dapur dengan 1.500 porsi. Peninjuan ini dilakukan oleh BPK dan BPKP. Skema Rp2.000 per porsi dianggap lebih adil dan proporsional, memperhitungkan beda kapasitas serta investasi tiap dapur. Insentif ini memberi jaminan keuntungan minimal, tetapi tidak berlebihan. Kebijakan ini mengembalikan pola awal sebelum berubah menjadi Rp6 juta. Sudaryono menegaskan bahwa uang negara harus dikelola dengan efisien dan adil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 15.59
Insentif Dapur MBG Jadi Rp 2.000/ Porsi, Bos BGN: Tidak Untung Gede-gedean!
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 16.10
Sudaryono Respons Mitra MBG yang Keberatan Insentif Rp 6 Juta/Hari Ganti Skema
ANTARA News · 4 Oktober 2026 pukul 18.02
BGN resmi luncurkan 13 SPPG guna dukung pelaksanaan MBG di Papua
CNN Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 17.10
Kepala BGN Perintahkan Korcam Sidak Dapur MBG Tiap Hari
Berita terkait
Realisasi Anggaran MBG Capai Rp 117 Triliun per Agustus 2026
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 15.32
Insentif Dapur MBG Diubah Jadi Rp 2.000/Porsi: Tak Beroperasi, Tak Dapat!
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 07.54
Insentif SPPG Mau Diubah, Mitra BGN Priangan Timur Minta Kebijakan Dikaji Ulang
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 21.35
Mulai 5 Oktober 2026, BGN Ubah Skema Insentif Dapur MBG Jadi Rp2.000 per Porsi
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 21.07