Insentif SPPG Mau Diubah, Mitra BGN Priangan Timur Minta Kebijakan Dikaji Ulang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) Riau mengusulkan perubahan skema insentif bagi mitra pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari sistem flat sebesar Rp6 juta per hari menjadi proporsional berdasarkan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di masing-masing dapur. Perubahan ini dijadwalkan diberlakukan pada 5 Oktober 2026 dan menimbulkan keberatan dari sejumlah mitra di wilayah Priangan Timur, termasuk Pangandaran, Kota Banjar, Ciamis, Garut, dan Tasikmalaya. Para mitra yang termasuk pemilik yayasan dan pengelola SPPG menyatakan keberatan karena perubahan skema dilakukan sambil masih menjalankan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah ditandatangani. Mereka menghargai janji awal BGN terkait insentif tetap dan khawatir dampak perubahan pada investasi modal yang sudah dikeluarkan untuk pembangunan dapur. Dalam pertemuan di Rumah Makan Semilir, Tasikmalaya, perwakilan mitra meminta BGN untuk mengkaji kembali rencana perubahan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 21.07
Mulai 5 Oktober 2026, BGN Ubah Skema Insentif Dapur MBG Jadi Rp2.000 per Porsi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.53
BGN Ubah Skema Insentif SPPG, Rp 2 Ribu Per Porsi Mulai 5 Oktober
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rp6 Juta per Hari, BGN Ubah jadi Rp2.000 per Porsi
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.00
Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rp6 Juta per Hari, BGN Ubah jadi Rp2.000 per Porsi
Berita terkait
BGN Ubah Skema Insentif, Dapur SPPG Tak Lagi Dapat Rata Rp 6 Juta
JawaPos · 4 September 2026 pukul 14.15
Anggota DPR Harap Insentif SPPG Tak Dihitung Hanya dari Jumlah Porsi MBG
Detik.com · 4 September 2026 pukul 13.33
Insentif MBG Dirombak, dari Rp6 Juta per Hari Jadi Rp2.000 per Porsi
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 11.11
Insentif Dapur MBG Diubah dari Rp 6 Juta/Hari Jadi Rp 2.000/Porsi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 08.30