Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Bukan Sekadar Pengalih Perhatian, Musik Terbukti Ampuh Redakan Rasa Sakit

Musik bukan sekadar mengalihkan perhatian, melainkan memengaruhi cara otak memproses rasa sakit. Penelitian review 57 studi dalam PAIN Reports menunjukkan musik dapat mengurangi nyeri melalui dua mekanisme: menurunkan aktivitas di area saraf yang menerima sinyal nyeri langsung dan mengubah respons kognitif-emosional di prefrontal cortex. Musik yang tidak disukai justru dapat memperparah nyeri. Faktor utama efektivitas musik meredakan nyeri meliputi: pilihan musik yang disukai, penggunaan musik aktif (nyanyian, improvisasi, instrumen), dan pemberian sebelum nyeri terjadi. Penderita fibromyalgia menunjukkan perubahan pola jaringan otak setelah mendengarkan musik pilihan, mengindikasikan penurunan pemikiran berulang yang memperburuk nyeri kronis. Meskipun mayoritas studi laboratorium pada sukarelawan sehat, temuan ini menegaskan musik sebagai terapi berisiko rendah untuk manajemen nyeri.

Berita terkait