Bumi Bisa Layak Huni 9 Kuadriliun Tahun Lagi, Ini Syaratnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian 'Retaining Earth's Habitability Beyond the Life of the Sun' oleh Gabriel Harry memproyeksikan Bumi tetap layak huni hingga 9 kuadriliun tahun meski Matahari kehabisan bahan bakar dalam satu miliar tahun. Solusi megaengineering meliputi pembangunan sunshade 350.000 km radius dari aluminium Bulan dan kabel karbon 2 juta km dari asteroid Ceres untuk menghalangi panas ekstrem fase raksasa merah Matahari. Energi cadangan diperoleh dari reaktor fusi di atmosfer Jupiter yang menghasilkan cahaya buatan untuk Bumi selama 9 kuadriliun tahun. Mitigasi tambahan meliputi penggunaan gravitational slingshot untuk memindahkan orbit Bumi menjauh dari Matahari. Meskipun teoritis, teknologi ini jauh melampaui kemampuan abad ke-21.
Metode konstruksi memerlukan 40 persen asteroid Ceres untuk kabel karbon dan 0,01 persen material Bulan untuk perisai. Sistem relay laser raksasa menghubungkan Jupiter sebagai 'Matahari buatan' ke Bumi. Penelitian dipublikasikan Journal of the British Interplanetary Society pada 9 Agustus 2026.
Para peneliti menekankan implementasi masih berada fiksi ilmiah. Teknologi megaengineering dibutuhkan jauh melampaui kemampuan manusia saat ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 22.17
Ilmuwan Ungkap Bumi Bisa Layak Huni Meski Matahari Mati
Berita terkait
Ilmuwan Ungkap Cara Manusia Selamat Walau Matahari Berhenti Bersinar
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 10.15
Rencana Gila Ilmuwan Supaya Bumi Terhindar dari Kiamat
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.50
Bintik Matahari Raksasa Tahun 1947 Ungkap Potensi 'Superflare' Sekali dalam Seabad
Detik.com · 23 September 2026 pukul 13.45
Fenomena Ekuinoks Terjadi Hari Ini, Simak Dampaknya Buat Indonesia
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 05.30