Bupati Bandung dan KPK Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan Bersih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabupaten Bandung dan Tim Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengadakan Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Tata Kelola Pemerintahan di Rumah Dinas Bupati Bandung. Rapat ini dipimpin oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna pada 6 Agustus 2026, dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Inspektur, para kepala perangkat daerah, serta jajaran Tim Korsup KPK RI. Tujuan rapat adalah memperkuat sinergi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih melalui peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengawasan. Bupati Dadang meminta seluruh peserta menjadikan forum ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas tata kelola di masing-masing perangkat daerah. Ia menegaskan bahwa integritas harus tercermin dalam kebijakan, pelayanan, pengelolaan keuangan, dan pengambilan keputusan, serta keberhasilan pembangunan bergantung pada kualitas tata kelola, kepatuhan, dan pencegahan penyimpangan sejak dini. Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK RI Arief Nurcahyo menambahkan bahwa koordinasi dan supervisi merupakan bagian dari pendampingan KPK kepada pemerintah daerah untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas sebagai langkah pencegahan korupsi. Dengan tata kelola yang baik, diharapkan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat.
Bagikan
Berita terkait
KPK Temukan Rekening Penampungan Saat Geledah Kanwil BPN Jatim
Detik.com · 28 September 2026 pukul 18.33
KPK Juga Sita Dolar AS dan Singapura Saat Geledah Kanwil BPN Jatim
Detik.com · 27 September 2026 pukul 11.42
KPK Geledah Kantor Wilayah BPN Jawa Timur Kasus Suap HGB
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.58
KPK Usut Modus Titip Mahasiswa Lewat Setda Banyumas ke Unsoed
Detik.com · 23 September 2026 pukul 12.22