Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

BYD M6 DM: Mengapa MPV PHEV Buatan Subang Ini Layak Jadi Andalan Bertahun-tahun?

BYD M6 DM adalah mobil plug-in hybrid (PHEV) yang ditujukan untuk penggunaan intensif sehari-hari, dengan konsep 'mobil capek' yang bisa dipakai hingga kelelahan karena andalnya. Mobil ini dilengkapi dengan sistem Dual Mode (DM) yang menggabungkan Blade Battery LFP 18,3 kWh dan tangki bensin 52 liter. Dengan sistem ini, M6 DM mampu menempuh jarak hingga 1.300 km sekali isi penuh, dengan kemampuan tempuh listrik murni sejauh 100 km sesuai siklus WLTP. Konsumsi bahan bakunya diklaim mencapai 65 km per liter, sehingga biaya operasional per kilometer hanya sekitar Rp310 untuk 100 km pertama dengan penggunaan listrik. Untuk perjalanan jauh, pengguna cukup mengisi bahan bakar dan baterai tanpa perlu khawatir kehabisan daya atau mencari charger di tengah perjalanan. Mesin yang digunakan adalah 1.500 cc empat silinder siklus Atkinson naturally aspirated dengan tenaga maksimal 75 kW (100 PS) dan torsi 125-126 Nm. Rasio kompresi tinggi sebesar 16:1 serta efisiensi termal mencapai 46,06 persen, menjadikannya salah satu mesin produksi massal paling efisien di dunia. Mobil ini cocok untuk berbagai kebutuhan seperti antar jemput anak sekolah, belanja keluarga, mudik, hingga operasional transportasi online. Dengan infrastruktur charger yang masih berkembang di Indonesia, M6 DM menawarkan keuntungan penggunaan listrik untuk kebutuhan harian sambil tetap memberikan fleksibilitas penggunaan bensin untuk perjalanan jauh. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang masuk akal dibandingkan dengan full EV, terutama bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas tinggi dan kehandalan untuk jarak jauh.

Berita terkait