Cara Prabowo Hemat Anggaran 6x Lipat, Barang Rp150 Juta Jadi Rp26 Juta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya konsolidasi belanja pemerintah untuk meningkatkan efisiensi anggaran. Sebagai contoh, pengadaan layar pintar interaktif (IFP) yang sebelumnya dibeli terpisah oleh Pemerintah Daerah seharga Rp150 juta per unit, turun menjadi Rp26 juta per unit setelah dikonsolidasikan melalui Kementerian Dikdasmen. Harga tersebut sudah mencakup ongkos kirim dan pemasangan hingga wilayah terpencil.
Prabowo mengkritik praktik pembelian barang serupa secara terpisah oleh berbagai kementerian dan lembaga yang menyebabkan pemborosan. Berdasarkan data LKPP, konsolidasi pengadaan menghasilkan efisiensi 20,86% pada 2025. Pemerintah menargetkan penghematan hingga 30% dari total belanja pengadaan sebesar Rp1.200 triliun, yang berpotensi menghemat anggaran negara hingga Rp360 triliun atau sekitar 20 miliar dolar dalam satu tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.53
Prabowo Minta Pemda Hapus Anggaran Ultah: Lebih Baik Naikkan Gaji Guru
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 16.07
Prabowo: Defisit APBN terjaga 0,91 persen terhadap PDB
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 14.52
Presiden Prabowo Targetkan Efisiensi BUMN Tembus Rp 70 Triliun di Akhir 2026
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.20
Guyon Prabowo ke Purbaya: 'Kalau Saya Minta Tambah Subsidi, Mengkerut Beliau'
Berita terkait
APBN 2027 Tembus Rp 4.097 Triliun, Cek 8 Program Prioritas Prabowo
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 08.15
Prabowo Sentil K/L-Pemda Beli Barang Sama Harga Beda: Tak Masuk Akal
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.14
SBY Bicara soal Ambisi Prabowo Kejar Ekonomi 6%: Saya Melihat...
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 00.00
IKN Tak Masuk Daftar Prioritas Prabowo 2027? Begini Penjelasan Basuki Hadimuldjono
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 18.00