Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Sentil K/L-Pemda Beli Barang Sama Harga Beda: Tak Masuk Akal

Presiden Prabowo Subianto mengkritik praktik pengadaan barang oleh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang dilakukan secara terpisah meskipun barang yang dibeli sama. Praktik ini dinilai tidak masuk akal karena menyebabkan perbedaan harga dan melemahkan daya tawar negara, sehingga menghambat disiplin fiskal dalam eksekusi anggaran.

Data LKPP menunjukkan konsolidasi pengadaan telah menghasilkan efisiensi sebesar 20,86% pada 2025 dan 25,43% pada 2026. Sebagai contoh, harga layar pintar interaktif turun dari Rp157 juta menjadi Rp26 juta per unit setelah dikonsolidasikan. Jika diterapkan secara luas, potensi efisiensi belanja pengadaan mencapai 30% atau sekitar Rp360 triliun per tahun. Pemerintah kini berencana meningkatkan status LKPP menjadi badan pemerintah untuk memperkuat koordinasi, standardisasi spesifikasi, dan transparansi pengadaan digital.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait