Catatan Anggota Komisi VIII soal Rencana Percepatan Digitalisasi Bansos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi VIII DPR RI mengingatkan pemerintah agar tidak mengulang skema penyaluran bansos dalam proyek digitalisasi baru. Selly Andriany Gantina menyatakan digitalisasi bansos sudah ada lama lewat e-money, ATM, hingga PKH. Ia menekankan pentingnya memaksimalkan e-KTP sebagai satu kartu gabungan untuk semua bantuan sosial. Validitas data penerima masih menjadi masalah utama, seperti DTSEN dan Desil yang tidak tepat sasaran. Pengawasan perlu ketat agar bansos tidak menjadi alat pencucian uang. Harapan: digitalisasi membantu meringankan masyarakat, bukan sekadar proyek ambisius.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 16.11
50 Juta Warga Desil 1-5 Dapat Bansos via Digital, Akurasi Data Jadi Sorotan
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 14.45
Jubir DEN Ungkap Keunggulan GovTech, Bansos Lebih Tepat Sasaran
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 14.14
50 Juta Warga Bakal Serbu Portal Bansos, Komdigi Siapkan Tes Besar-besaran
Detik.com · 11 September 2026 pukul 11.15
Bansos Bakal Serba Digital, Bagaimana Nasib Warga yang Gaptek?
Berita terkait
50 Juta Warga Desil 1-5 Dapat Bansos, Ini Sumber Dananya
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.17
Bansos 50 Juta Warga Miskin Bakal Cair Langsung ke Rekening Mulai 2027
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.11
Luhut: 77,6% Bansos di Banyuwangi Tak Tepat Sasaran
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 09.08
Uji Coba Awal 2027, Bansos Buat 50 Juta Orang Disalurkan Lewat Rekening
kumparan · 11 September 2026 pukul 07.45