CBC Ingatkan Himbara Penuhi Target RoA Demi Cegah Krisis Perbankan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Direktur Center for Banking Crisis (CBC) Achmad Deni Daruri mengingatkan bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) — BRI, Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BSI — untuk serius mengejar target Return on Assets (RoA) yang ditetapkan pemerintah. RoA bukan sekadar angka keuangan, melainkan indikator strategis yang menentukan daya saing, keberlanjutan, dan kepercayaan publik serta menjadi kompas manajemen dalam strategi operasional, investasi, dan pengelolaan risiko. RoA mengukur kemampuan aset bank menghasilkan laba; semakin tinggi nilainya, semakin efisien bank mengelola aset produktif. Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadikan RoA salah satu parameter menilai kesehatan dan stabilitas sistem perbankan nasional. Standar global bank rata-rata menargetkan RoA 1,5–2 persen, sehingga bank Himbara harus mempertahankan posisi di atas batas minimum untuk tetap menarik bagi investor domestik maupun asing. Sebagai BUMN, Himbara juga berperan strategis dalam kebijakan publik melalui kontribusi dividen ke penerimaan negara, memperkuat urgensi pencapaian target RoA guna mencegah risiko krisis perbankan di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 21.42
Jauhkan dari Krisis Perbankan, Himbara Diingatkan Penuhi Target RoA
Berita terkait
Kredit Himbara Tumbuh 17%, Kredit ke BUMN Melesat 58%
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 09.25
OJK: Pemindahan Payroll ASN dari BPD ke Himbara Perlu Dikaji Matang
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 18.15
Kredit Himbara ke BUMN Melonjak 57,79%, Swasta Masih Mendominasi
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 13.57
Lanjutkan Warisan Purbaya, Penempatan Dana SAL Rp200 T Diperpanjang
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 18.30