Cegah Main Hakim Sendiri, Yusril Minta Polisi dan Ulama Turun Tangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Yusril Ihza Mahendra, meminta polisi dan ulama memperkuat pencegahan aksi main hakim sendiri yang marak terjadi di berbagai daerah. Menurutnya, polisi perlu meningkatkan patroli dan edukasi masyarakat agar menyerahkan penanganan tindak pidana kepada penegak hukum. Sementara itu, ulama dan tokoh agama diharapkan memberikan pemahaman agar masyarakat tidak melakukan kekerasan terhadap terduga.
Dalam sepekan terakhir, beberapa kasus main hakim sendiri terjadi, termasuk di Kabupaten Tabanan, Bali, di mana seorang pria berinisial KD tewas diamuk massa setelah diduga mencuri ayam, dan di Morowali, Sulawesi Tengah, di mana perantau bernama Setiawan meninggal setelah dituduh mencuri sepeda motor dan menjadi sasaran amuk massa. Kasus-kasus ini memicu kekhawatiran akan keamanan masyarakat.
Yusril menegaskan bahwa main hakim sendiri tidak manusiawi dan bertentangan dengan nilai kemanusiaan. Ia mengimbau masyarakat untuk melaporkan dugaan tindak pidana kepada polisi, karena orang yang diduga belum tentu bersalah. Pemerintah telah berkoordinasi dengan Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk memperkuat pemeliharaan ketertiban umum dan perlindungan warga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 20.23
DPR Soroti Rentetan Aksi Main Hakim Sendiri, Minta Aparat Tindak Tegas
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 17.59
Heboh Mal Besar Tiba-tiba Pasang Pagar Tinggi, Mendag Busan Angkat Suara
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 14.35
Banyak Mal Kini Pasang Pagar Tinggi, Mendag Buka Suara
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 14.29
Duduk Perkara Demo 10 Ribu Pesilat di Kantor Debt Collector Surabaya
Berita terkait
Suzuki XL7 Terbaru Mulai Dikirim, 1.300 Unit Sudah Dipesan
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 13.00
81 Tahun Indonesia Merdeka: Jangan Tunggu Kesabaran Rakyat Terbakar
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 09.46
Prabowo: BUMN Bukan Milik Direksi-Komisaris, Bukan Sumber Dana Penguasa!
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.06
Prabowo Wacanakan Amnesti bagi Pengurus BUMN Nakal yang Taubat
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.59