Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Cegah Main Hakim Sendiri, Yusril Minta Polisi dan Ulama Turun Tangan

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Yusril Ihza Mahendra, meminta polisi dan ulama memperkuat pencegahan aksi main hakim sendiri yang marak terjadi di berbagai daerah. Menurutnya, polisi perlu meningkatkan patroli dan edukasi masyarakat agar menyerahkan penanganan tindak pidana kepada penegak hukum. Sementara itu, ulama dan tokoh agama diharapkan memberikan pemahaman agar masyarakat tidak melakukan kekerasan terhadap terduga.

Dalam sepekan terakhir, beberapa kasus main hakim sendiri terjadi, termasuk di Kabupaten Tabanan, Bali, di mana seorang pria berinisial KD tewas diamuk massa setelah diduga mencuri ayam, dan di Morowali, Sulawesi Tengah, di mana perantau bernama Setiawan meninggal setelah dituduh mencuri sepeda motor dan menjadi sasaran amuk massa. Kasus-kasus ini memicu kekhawatiran akan keamanan masyarakat.

Yusril menegaskan bahwa main hakim sendiri tidak manusiawi dan bertentangan dengan nilai kemanusiaan. Ia mengimbau masyarakat untuk melaporkan dugaan tindak pidana kepada polisi, karena orang yang diduga belum tentu bersalah. Pemerintah telah berkoordinasi dengan Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk memperkuat pemeliharaan ketertiban umum dan perlindungan warga.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait