Cegah Masalah Hukum dan Pemborosan, DPRD Bandung Perketat Pengawasan Proyek RSUD dan Gedung Inspektorat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPRD Kota Bandung memperketat pengawasan terhadap pembangunan Gedung RSUD dan Gedung Inspektorat untuk mencegah masalah hukum dan pemborosan anggaran. Upaya ini dilakukan melalui FGD Mitigasi Risiko yang digelar di Hotel Shakti Bandung pada Kamis (23/7), dihadiri oleh pimpinan DPRD, anggota Pansus 17, perangkat daerah, dan pemangku kepentingan terkait.
Dalam forum tersebut, DPRD mengidentifikasi tiga risiko utama yang harus diwaspadai. Pertama, risiko administrasi dan hukum yang meliputi perencanaan, pengadaan, pelelangan, dan kontrak tahun jamak yang harus disusun cermat untuk menghindari persoalan hukum dan temuan audit. Kedua, risiko teknis dan kualitas yang berkaitan dengan fasilitas pelayanan publik strategis, sehingga kualitas konstruksi, spesifikasi teknis, aspek lingkungan, dan standar keselamatan harus menjadi prioritas.
DPRD menekankan pentingnya pengawasan yang ketat agar kedua proyek strategis ini dapat selesai tepat waktu, sesuai anggaran, dan dengan dasar hukum yang kuat, sekaligus mencegah pembengkakan biaya dan keterlambatan pelayanan publik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 17.24
DPRD Bandung Petakan Risiko Proyek RSUD dan Gedung Inspektorat, Cegah Molor hingga Anggaran Membengkak
CNN Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 16.55
DPRD Bandung Perketat Pengawasan Pembangunan RSUD dan Gedung Inspektorat
Berita terkait
Awasi Proyek Bernilai Rp 100 Juta, Disnakertrans Bantul Terjunkan 124 Tim Lapangan
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 19.34
Antrean IGD RSUD Bandung Kiwari Membludak, Begini Respons Wali Kota Farhan
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 14.04
Dukung Kejagung Kawal Pembangunan IKN, Sahroni: Proyek Besar Butuh Pengawasan Ekstra
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 10.48
Kemendagri Minta Ketahanan Bencana Dirancang Sejak Awal Pembangunan
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.00