Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ciri Gangguan Autisme pada Anak dan Pentingnya Deteksi Dini

Gangguan autisme pada anak dapat dikenali melalui ciri-ciri seperti keterbatasan kemampuan bersosialisasi, kebiasaan perilaku yang berulang atau repetitif, serta keterlambatan bicara. Menurut dr. Hanna Dyahferi Anomsari, Dokter Spesialis Anak dan Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, tingkat pendidikan orangtua berperan penting dalam mendeteksi dini tanda-tanda autisme. Gejala autisme yang sangat bervariasi, namun beberapa tonggak perkembangan anak dapat menjadi indikator, seperti tidak memahami makna kata yang diulangi, kesulitan menjawab pertanyaan, hingga kecenderungan pemilih makanan tertentu. Dr. Hanna menekankan bahwa semakin dini autisme dideteksi, maka intervensi yang dilakukan dapat lebih maksimal untuk menekan gangguan perkembangan anak. Sebagai langkah antisipasi, dr. Hanna menyarankan orangtua yang merasakan kejanggalan pada perkembangan anak untuk segera melakukan skrining medis. Hal ini penting agar anak dapat mendapatkan penanganan dan pola asuh yang tepat sesuai kondisinya. Dr. Amanda Soebadi, Dokter Spesialis Anak lainnya, menegaskan bahwa faktor genetik dan ketidakseimbangan neurotransmitter lebih besar perannya dibandingkan faktor lain seperti penggunaan gawai dalam risiko autisme. Gangguan spektrum autis (autisme) adalah kondisi perkembangan yang memengaruhi kemampuan interaksi, komunikasi, dan sosialisasi anak. Deteksi dini sangat penting karena memungkinkan intervensi yang lebih efektif untuk mendukung perkembangan optimal anak.

Berita terkait