Daftar Hitam Pihak yang Boleh Melintasi Selat Hormuz Bertambah Panjang usai Serangan Terbaru AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasca serangan terbaru AS ke Iran, daftar hitam pihak yang diizinkan melintasi Selat Hormuz diperbarui. Washington menyatakan tidak akan berunding kembali hingga Iran menghentikan serangan terhadap kapal komersial. Di sisi lain, Iran menegaskan akan merespons dengan taktik asimetris dan berlapis, sambil menegaskan Selat Hormuz tetap menjadi pusat operasi militer dan diplomasi. Lalu lintas kapal komersial melintasi Selat Hormuz berada di bawah rata-rata, namun Iran menyatakan pengiriman minyak tetap berjalan tanpa gangguan selama empat hari terakhir. Kapal-kapal komersial Irak dilaporkan melintasi selat dengan hambatan lebih sedikit dibandingkan kapal tanker dari Teluk.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 09.00
Raksasa Asia Bakal 'Turun Gunung' ke Selat Hormuz, Kirim Tentara
JawaPos · 4 September 2026 pukul 08.00
Ketegangan di Selat Hormuz Picu Harga Minyak Global Makin Fluktuatif
Detik.com · 3 September 2026 pukul 17.59
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.28
Iran Klaim Ranjau Laut Baru Telah Ditebar di Selat Hormuz
Berita terkait
AS dapat Serangan Bertubi, Trump Provokasi Rakyat Iran untuk Kudeta
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 21.35
Pertama Kali, AS Serang 2 Kapal Tanker Pemerintah Iran
Detik.com · 2 September 2026 pukul 14.48
AS Ancam Serang Iran Lagi, Trump: Lihat Saja Apa yang Terjadi
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 10.48
AS Klaim Kawal 40 Kapal Angkut 18 Juta Barel Minyak Lewati Selat Hormuz
Detik.com · 3 September 2026 pukul 15.57