Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Dalam Sebulan, 15 Orangutan Terdampak Karhutla Kalbar Diselamatkan

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) berhasil menyelamatkan 15 orangutan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam satu bulan terakhir. Operasi penyelamatan terbaru dilakukan pada enam individu di Desa Pemangkat, Kabupaten Kayong Utara, yang terdiri dari dua pasangan induk-anak dan dua remaja. Para ahli menjelaskan bahwa karhutla tidak hanya membahayakan langsung dari api, tetapi juga memutus akses orangutan ke habitat alami, sehingga memaksa mereka berpindah ke perkebunan untuk mencari makanan dan tempat berlindung.

Ketua Umum YIARI, Silverius Oscar Unggul, menegaskan komitmen mendukung pemerintah dalam memitigasi dampak karhutla terhadap satwa liar. Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendeteksi dan melaporkan keberadaan satwa terdampak. Pihak BKSDA menghimbau warga untuk segera melapor jika menemukan satwa liar yang keluar dari habitatnya akibat kebakaran.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mengerahkan 15.091 personel dan 520.000 liter air untuk menangani karhutla di Kalimantan Barat. Upaya pemadaman kebakaran di Taman Nasional Gunung Ciremai berhasil memadamkan api yang menghanguskan sekitar 40 hektar lahan, dengan fokus saat ini pada proses pendinginan.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait