Danantara Kedepankan Prinsip Kehati-hatian Restrukturisasi BUMN Karya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Danantara Indonesia bersama Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) menerapkan prinsip kehati-hatian tinggi dalam restrukturisasi BUMN Karya, mengingat kompleksitas masalah yang meluas dari level holding hingga anak dan cucu perusahaan. Dony Oskaria, COO Danantara dan Kepala BP BUMN, menjelaskan bahwa setiap BUMN Karya rata-rata memiliki lebih dari 20 anak perusahaan dengan dinamika masalah masing-masing, termasuk liabilities besar dan utang yang menumpuk. Pemerintah menghindari langkah instan seperti merger paksa atau pembubaran untuk menjaga stabilitas sektor konstruksi dan mengurangi dampak negatif terhadap stakeholder.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 15.43
Kawal Ketat Restrukturisasi WIKA, Danantara Tak Ingin Ada Akal-akalan
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 07.25
Persoalan Pelik BUMN Karya: Utangnya Besar-besar!
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 06.40
Danantara Sulit Restrukturisasi BUMN Karya, Ini Alasannya
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 20.32
BP BUMN Pasang Target Tinggi untuk Dahana: Laba Rp500 Miliar Dibidik Jadi Rp2 Triliun
Berita terkait
Danantara Kebut Merger BUMN Karya Rampung Tahun Ini
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 04.45
Danantara Percepat Merger BUMN Karya, PT PP dan Adhi Karya Digabung Tahun Ini
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 14.30
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 17.30
Danantara Kejar Penyelesaian Merger PTPP-ADHI, Berikutnya Waskita-WIKA
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 16.15