Danantara Kedepankan Prinsip Kehati-hatian Restrukturisasi BUMN Karya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Danantara Indonesia bersama Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) menerapkan prinsip kehati-hatian tinggi dalam restrukturisasi BUMN Karya, mengingat kompleksitas masalah yang meluas dari level holding hingga anak dan cucu perusahaan. Dony Oskaria, COO Danantara dan Kepala BP BUMN, menjelaskan bahwa setiap BUMN Karya rata-rata memiliki lebih dari 20 anak perusahaan dengan dinamika masalah masing-masing, termasuk liabilities besar dan utang yang menumpuk. Pemerintah menghindari langkah instan seperti merger paksa atau pembubaran untuk menjaga stabilitas sektor konstruksi dan mengurangi dampak negatif terhadap stakeholder.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 20.32
BP BUMN Pasang Target Tinggi untuk Dahana: Laba Rp500 Miliar Dibidik Jadi Rp2 Triliun
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 18.30
Danantara Bereskan BUMN Karya: Utang Ratusan Triliun, Anak-Cucu Ikut Bermasalah
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 20.06
WIKA dan WSKT Terancam Delisting, Ini Kata Bos Danantara
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 19.46
Restrukturisasi BUMN Karya Rumit, Danantara: Utangnya Ratusan Triliun
Berita terkait
COO Danantara Ungkap Progres Restrukturisasi BUMN Karya
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 18.05
Percepat Efisiensi, Danantara Gabungkan 49 Hotel BUMN di Bawah HIN
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 13.20
Prabowo Minta BUMN Dipangkas jadi 300 Perusahaan, Bos Danantara: Harus Kami Akui Tidak Mudah
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 06.31
Dikelola Danantara, Kinerja BUMN dari Krakatau Steel hingga Kimia Farma Terus Naik
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 14.15