Daratan Baru Muncul Dekat GAK, Dulu Begini Proses 'Kelahiran' Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Daratan baru seluas 32,8 hektare muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, akibat erupsi yang terjadi pada 4-6 September 2026. Menurut Badan Geologi Kementerian ESDM, penambahan daratan ini merupakan hasil pengendapan material piroklastik dan aliran lava. Lokasinya berada di antara Pulau Anak Krakatau dan Pulau Sertung, dengan dua pulau kecil juga terbentuk di sebelah barat laut dan tenggara. Kepala PVMBG Rita Susilawani menyatakan kemunculan ini berkaitan dengan erupsi menerus selama sekitar 25 jam. Proses pembentukan Gunung Anak Krakatau sendiri dimulai setelah erupsi dahsyat Gunung Krakatau pada 1883 yang menyebabkan 36.417 orang tewas dan menimbulkan gelombang pasang 20 meter. Gunung Anak Krakatau lahir pada Desember 1927, 44 tahun setelah erupsi besar tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 11.55
Heboh Cucu Gunung Krakatau Muncul di Selat Sunda, Pakar Bilang Gini
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 07.34
Muncul Daratan Baru Usai Gunung Anak Krakatau Erupsi
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 15.13
Jasad ABK Kapal Bawa 5 Jurnalis Dikenali Lewat DNA, Dipulangkan Besok
Berita terkait
Seluas Ini Daratan Baru Muncul di Dekat Gunung Anak Krakatau
Detik.com · 24 September 2026 pukul 10.13
Status Gunung Anak Krakatau Turun dari Siaga Jadi Waspada
Detik.com · 22 September 2026 pukul 10.32
Aktivitas Vulkanik Menurun, Status Gunung Anak Krakatau Jadi Waspada
kumparan · 21 September 2026 pukul 22.20
Badan Geologi: Erupsi Menerus Gunung Anak Krakatau Sudah Berakhir
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 11.12