Dari Climate Summit PBB, Menteri LH: Presiden Prabowo Lakukan Langkah Nyata Pengendalian Perubahan Iklim
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Lingkungan Hidup Indonesia, Moh Jumhur Hidayat, menyampaikan pesan pada Climate Summit 2026 on Climate Action and the Just Transition di New York, 23 September 2026. Summit yang dihadiri kepala negara seperti Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, menyoroti tiga tantangan utama: penurunan emisi yang lebih cepat, pembiayaan untuk negara berkembang, dan adaptasi iklim. Indonesia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan harus berjalan bersama. Jumhur menyatakan Persetujuan Paris menjadi kompas, namun ruang untuk mencapai target 1,5 derajat celsius semakin sempit, sehingga perlu menjembatani komitmen global menjadi aksi nyata dengan keadilan dan tanggung jawab bersama sesuai kemampuan masing-masing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 September 2026 pukul 20.00
Super El Nino Ancam 451 Ribu Nyawa, Indonesia Terimbas
kumparan · 23 September 2026 pukul 19.53
Menag: Presiden Keluarkan SK Ditjen Pesantren, Terima Kasih Keputusan Luar Biasa
Berita terkait
Harganya Sumber Listrik Ini Turun Drastis, RI Punya Paling Banyak
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 20.40
Profil Suahasil Nazara, Menteri Keuangan Baru Pengganti Purbaya
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 16.01
Emisi Karhutla Indonesia Tertinggi di Dunia, Lampaui Rusia
Detik.com · 14 September 2026 pukul 09.45
Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 07.07