Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

DeepSeek dan Alibaba Buka Akses Model AI, Persaingan Makin Ketat

DeepSeek dan Alibaba pada 13 Agustus merilis bobot model AI unggulan mereka — DeepSeek V4 Pro dan Qwen3.8-2.4T-A95B — yang memungkinkan pengguna menjalankan model di infrastruktur sendiri. Langkah ini menurunkan biaya, meningkatkan fleksibilitas, dan menambah tekanan pada penyedia model tertutup. Bobot terbuka berbeda dengan sumber terbuka penuh karena tidak membuka data pelatihan, kode, maupun proses pelatihan. Tren serupa muncul dari Meta (Muse Glimmer) dan model China lain seperti Kimi K3, GLM-5.2, serta MiniMax H3. Generasi terbaru menonjolkan kemampuan agen AI: DeepSeek V4 Pro naik dari 12,8 ke 62,7 pada tolok ukur DeepSWE, sedangkan Qwen3.8-Max menunjukkan penulisan kode mandiri 16 hari, mereproduksi penelitian, dan menjalankan bisnis e-commerce virtual. Laporan Hugging Face Spring 2026 mencatat model terbuka China menyumbang 41% unduhan global, pertama kali melampaui AS.

Dari sisi biaya, model terbuka bisa dipasang privat di server lokal, sementara model tertutup mengenakan biaya API lebih tinggi. DeepSeek V4 Pro diklaim berbiaya kurang dari sepersepuluh Grok 4.6 dengan performa sebanding. Penyedia model tertutup berisiko tekanan harga, margin, kehilangan pendapatan API, ekosistem pengembang, dan siklus data. CEO Meta Mark Zuckerberg memperingatkan pembatasan data dan pelatihan di AS menghambat laboratorium domestik, dan melarang model asing bukan solusi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait