Dekarbonisasi Industri, RUEN 2026-2035 Butuh Prioritas Sektor dan Kejelasan Investasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia menetapkan prioritas dekarbonisasi industri dalam RUEN 2026-2035 dengan menekankan kepastian regulasi, infrastruktur, dan pembiayaan. Dewan Energi Nasional menyatakan bahwa pencapaian target tidak hanya bergantung pada peningkatan pasokan energi bersih, tetapi juga kepastian permintaan dari sektor pengguna. Presiden Prabowo Subianto berencana membangun PLTSkapasitas 100 GWp sebagai akselerasi dalam RUEN. Zakiul Fikri dari CELIOS menyoroti kesenjangan antara perencanaan dan implementasi serta perlu menetapkan skala prioritas sektor industri yang berbeda karakteristik transisinya. Keberhasilan dekarbonisasi dinilai dari pengurangan penggunaan energi fosil dan emisi industri, bukan hanya kapasitas energi terbarukan yang dibangun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 23.45
PLTS Terapung Gajah Mungkur dengan Investasi Rp 1,6 Triliun mulai Dibangun
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.13
RI Kejar PLTS 100 GW, Investasinya Rp 1.120 Triliun
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.15
Proyek PLTS 100 GW Butuh Rp 1.130 Triliun, Danantara Turun Tangan
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 17.56
Di hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp
Berita terkait
Pertamina NRE: PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 18.18
PLTS Gajah Mungkur Mulai Dibangun, Target Operasi 2027
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.10
PLTS Pulau Sembur Siap Dukung Program PLTS 100 GWp
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.45
Pengamat Sebut Ambisi PLTS 100 GWp Presiden Prabowo Mustahil Tercapai Tepat Waktu
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 16.17