Demokrasi yang Merosot Jadi Pembahasan di Forum CALD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Demokrasi di Indonesia dinilai kian merosot, menurut Kepala Badan Riset PDI Perjuangan Andi Widjajanto, dalam acara Anatomy of Democratic Backsliding in Southeast Asia pada CALD Conference 2026 di Yogyakarta. Kemunduran ini tidak terjadi melalui kudeta militer seperti di Myanmar, melainkan melalui 'autocratic legalism'—yaitu penggunaan instrumen hukum formal untuk melemahkan demokrasi. Beberapa langkah yang disebutkan antara lain revisi UU KPK pada 2019, putusan Mahkamah Konstitusi terkait pencalonan presiden 2023, hingga revisi UU Militer pada 2025. Menurut Andi, hukum tidak lagi berfungsi sebagai pembatas, tetapi menjadi alat kekuasaan. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menambahkan bahwa kemunduran demokrasi juga terkait dengan kegagalan partai politik untuk menjadi penjaga utama demokrasi. Ia menyampaikan rasa sedih atas realitas ini dan menyerukan agar demokrasi tetap berfungsi demi kesejahteraan rakyat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 4 September 2026 pukul 23.39
Hasto ajak Delegasi Asia ke Kampungnya, Resapi Gamelan sebagai Harmoni Demokrasi
kumparan · 4 September 2026 pukul 17.44
Hadiri Forum CALD, Hasto hingga Andi Widjajanto Bahas Tantangan Demokrasi
kumparan · 4 September 2026 pukul 17.20
Hasto Ungkap 5 Agenda Strategis PDIP untuk Perkuat Demokrasi RI di Forum Asia
VOI · 4 September 2026 pukul 16.09
Sekjen PDIP Tawarkan 5 Agenda Strategis di Tengah Sorotan Kemunduran Demokrasi
Berita terkait
Forum CALD di Yogyakarta Soroti Ancaman Populisme Global terhadap Demokrasi
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 11.38
Ramos-Horta Puji Megawati: Orang yang Perjuangkan Demokrasi Indonesia
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 18.26
Sekjen PDIP Respons Ucapan Budi Arie soal Pemilu 2029 Dipercepat
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 17.35
Said Abdullah Sebut NU Sebagai Kekuatan Islam Indonesia
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 09.01