Trump Ngamuk Lagi ke Iran: Klaim Hormuz Milik AS-Tutup Pintu Damai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi dengan mengklaim Selat Hormuz sebagai wilayah baru milik AS melalui unggahan di Truth Social. Klaim sepihak ini mendapat kecaman keras dari Iran, yang menyebutnya sebagai khayalan dan berjanji untuk mengoreksi klaim tersebut. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menegaskan bahwa Iran siap bertindak dan menolak gagasan Trump untuk mengganti nama Selat Hormuz menjadi Teluk Arab. Kegagalan kesepakatan damai selama dua bulan ini semakin memperparah ketegangan, sekaligus mendorong harga minyak dunia naik secara signifikan.
Di tengah kebuntuan diplomatik, Trump menegaskan tidak ada negosiasi sedang berlangsung dengan Iran, berbeda dengan pernyataan optimis dari menantu presidennya Jared Kushner. Namun, klaim Trump tentang keamanan Selat Hormuz dibantah oleh negosiator Iran Mohammad Baqer Qalibaf, yang menuntut AS mengakhiri blokade pelabuhan, mencabut sanksi, dan melepaskan aset Iran sebagai syarat. Realitas di lapangan justru menunjukkan eskalasi kekerasan, termasuk peluncuran rudal balistik dari Iran yang ditargetkan pada lalu lintas maritim, sekaligus serangan terhadap kapal asing di Selat Hormuz.
Konflik ini bertambah panas setelah serangan gabungan AS-Israel yang menewaskan ribuan orang di Iran dan Lebanon. Iran telah menanggapi dengan serangan terhadap pangkalan militer AS di beberapa negara, sementara AS bersikeras pada misinya untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir. Di sisi lain, pemerintah Iran dilaporkan khawatir akan dampak sanksi ekonomi yang lebih ketat terhadap stabilitas internal, sementara pejabat AS menyatakan akan menerapkan sanksi yang lebih keras dalam beberapa bulan ke depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 06.00
Desakan Trump Agar Iran Kibarkan Bendera Putih Buntut Negosiasi Buntu
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 22.12
Trump Unggah Peta Selat Hormuz Wilayah Baru AS, Ini Reaksi Iran
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 04.00
Negosiator Utama Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Memenuhi Tuntutan
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.20
Trump Ancam Serang Oman Jika Halangi Kesepakatan Hormuz
Berita terkait
Tantangan Baru Iran untuk AS, Trump "Mimpi" Caplok Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 06.25
Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Kesepakatan Selat Hormuz: Akan Kami Hancurkan
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 08.57
Harga Minyak Dunia Bergerak Bervariasi, Ketegangan Iran-AS Bayangi Pasar Minyak
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 08.45
Harga Minyak Mentah Naik 2,65 Persen, Pasar Khawatir Trump Serang Oman
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 08.28