Desil Bukan Label Kaya atau Miskin, Begini Penjelasan dari BPS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan bahwa sistem desil bukan label untuk menggolongkan kesejahteraan keluarga secara permanen. Desil merupakan urutan posisi relatif kesejahteraan keluarga dibandingkan dengan keluarga lain di level nasional. Sistem ini membagi populasi Indonesia ke dalam sepuluh kelompok besar masing-masing sekitar 10 persen keluarga. Penempatan desil tidak hanya didasarkan pada pendapatan atau pengeluaran bulanan, tetapi juga menggunakan Pendekatan Proxy Means Test (PMT) yang mempertimbangkan variabel fisik dan sosial ekonomi seperti kondisi bangunan, kepemilikan aset, akses listrik, air bersih, dan jenis energi memasak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.29
Bagaimana Cara Menentukan Desil? Ini Kata Kepala BPS
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 15.17
BPS Ungkap Alasan Desil Tak Selalu Cocok dengan Kekayaan Warga: Bukan Ukuran Kondisi Ekonomi
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 17.30
BPS: Desil Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi Keluarga
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.30
BPS Jelaskan soal Desil dalam DTSEN
Berita terkait
BPS Jelaskan Arti Desil 1-10: Bukan Ukuran Absolut Kemiskinan
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 09.11
BPS Buka Suara soal Polemik Desil, Ada Kaitannya dengan Pertalite
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 06.22
Kepala BPS: Desil Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi Warga RI
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 11.15
DTSEN Jadi Rujukan Bersama, BPS Jelaskan Arti Desil
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 10.22