Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Destry Paparkan 3 Misi sebagai Pijakan Kebijakan Bank Indonesia

Calon Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan tiga misi kebijakan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi XI DPR RI pada 26 Agustus 2026. Misi pertama adalah menjaga stabilitas sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi, termasuk stabilitas nilai Rupiah dan sistem pembayaran. Misi kedua mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan memberikan kepastian kepada dunia usaha. Misi ketiga memperkuat kolaborasi melalui "Sinergi Merah Putih" dengan melibatkan pemerintah pusat, otoritas, DPR, dan perwakilan daerah untuk menghadapi tantangan menuju Indonesia 2045.

Untuk merealisasikan tiga misi tersebut, Destry menyiapkan lima inisiatif strategis. Di bidang sistem pembayaran, ia berkomitmen mempercepat ekonomi digital yang aman melalui QRIS sambil menjaga perlindungan konsumen dan mitigasi risiko siber. BI juga menjamin ketersediaan uang tunai di seluruh Indonesia, termasuk wilayah 3T. Di tingkat regional, 46 kantor perwakilan BI akan dioptimalkan sebagai mitra strategis pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal dan meningkatkan investasi.

Sebelumnya, pengguna QRIS mencapai 65,77 juta hingga Juni 2026, menjadi pintu masuk utama UMKM ke ekosistem keuangan digital. Likuiditas perekonomian (M2) pada Juli 2026 tumbuh 8,3% (yoy) didorong peningkatan penyaluran kredit. Pasar dan dunia usaha menunggu transisi pergantian gubernur BI yang baru, sementara independensi BI menjadi perdebatan terkait koordinasi fiskal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait