Di KTT BRICS 2026, Prabowo: PBB Harus Lebih Representatif dan Responsif untuk Masyarakat Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menekankan perlunya reformasi PBB agar lebih representatif, responsif, dan mampu memberikan hasil konkret bagi masyarakat dunia. Pernyataan ini disampaikan dalam sesi terbatas "Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism" pada KTT BRICS 2026 di New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026).
Prabowo mendorong penguatan sistem multilateral yang mendukung kepentingan seluruh negara tanpa memandang skala kekuatan. Selain itu, ia menyoroti pentingnya evolusi lembaga keuangan internasional serta menegaskan bahwa perdagangan dan mata uang tidak boleh dijadikan senjata politik. BRICS diharapkan berperan memperkuat kapasitas kolektif demi ketahanan global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 12 September 2026 pukul 21.17
Pesan Prabowo di KTT BRICS 2026: Ingatkan Persatuan hingga Kekuatan Kolektif
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 20.58
Prabowo Subianto di KTT BRICS 2026: Perkuat Kapasitas Kolektif Global South
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 20.24
Prabowo Bawa Agenda Ekonomi dan Perdagangan ke KTT BRICS
Berita terkait
Sidang ke-81 Majelis Umum PBB Fokus Pulihkan Kepercayaan Terhadap Multilateralisme
VOI · 9 September 2026 pukul 15.30
PBB Hadapi Krisis Kepercayaan, Sidang ke-81 Fokus Perkuat Kerja Sama Global
VOI · 9 September 2026 pukul 15.00
Bagaimana Tatanan Dunia Baru Setelah Era Multilateralisme?
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.55
Di KTT BRICS 2026, Prabowo Tekankan Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Lain
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 09.01