Dilema Likuiditas Perbankan: Memarkir Dana atau Membiayai Sektor Riil?
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para direktur bank menghadapi pilihan: alokasikan likuiditas ke sektor riil berisiko atau simpan di instrumen moneter jangka pendek. Kebijakan moneter ketat, termasuk SRBI, menahan guncangan nilai tukar rupiah tetapi menyisihkan dana dari sektor riil. Hasilnya, suku bunga tinggi menekan biaya pinjaman bagi ritel, manufaktur, dan UMKM sekaligus mengurangi daya beli masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 21.10
Bank Korea Waspada Inflasi, Suku Bunga Bisa Naik Lagi
Berita terkait
BI masih kedepankan stabilitas seiring tekanan global belum mereda
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 17.25
Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga di 5,75%, Ini Alasannya
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 15.01
BI Putuskan Suku Bunga Acuan Tetap 5,75 Persen, Ini Alasannya
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.52
BI Tahan Suku Bunga 5,75%, IHSG Berpotensi Dapat Sentimen Positif
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 14.50