Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Bank Indonesia Diprediksi Naikkan Suku Bunga

Bank Indonesia (BI) diproyeksikan hampir selesai melakukan kebijakan pengetatan moneter melalui kenaikan suku bunga. Menurut Chief Asia Economist HSBC, Frederic Neumann, BI telah mengambil langkah agresif sejak awal tahun untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. Ia memperkirakan hanya akan ada satu kali kenaikan suku bunga acuan atau BI rate lagi menjelang akhir tahun ini, sebelum siklus pengetatan berakhir. Frederic menyatakan bahwa langkah-langkah tersebut telah berhasil menstabilkan nilai tukar dan menarik kembali arus modal asing ke pasar keuangan domestik. Ke depan, pergerakan rupiah diproyeksikan akan berada dalam kisaran yang relatif sempit. Jika diperlukan penyesuaian kebijakan di luar kenaikan suku bunga, BI kemungkinan akan menggunakan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk menyerap likuiditas secara berkala. Frederic menegaskan bahwa pengetatan moneter tidak menghambat pertumbuhan ekonomi, terbuktinya akselerasi penyaluran kredit perbankan, khususnya untuk investasi dan modal kerja.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait