DJP Mulai Periksa 40 Perusahaan Baja China, Terbukti Kemplang Pajak?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DJP telah memproses 38 dari 40 perusahaan baja China yang diduga pengemplang pajak di Indonesia. Mayoritas kasus melibatkan pengolahan baja scrap (baja bekas sampah). Menkyu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan potensi pajak yang bocor dari 40 perusahaan tersebut bernilai Rp 4-5 triliun, baik dari sektor industri baja maupun bahan bangunan. Modus utama meliputi impor bodong yang dijual di tempat umum. Penanganan masalah belum selesai pada tahun ini, namun diproyeksikan selesai tahun depan untuk meningkatkan penerimaan negara dan daya saing perusahaan nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 1 September 2026 pukul 18.33
DJP Buka Suara soal Klaim PMA Jepang Sulit Cairkan Restitusi Pajak
Detik.com · 1 September 2026 pukul 18.15
38 Perusahaan Baja Kemplang Pajak Mulai Diperiksa!
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.15
Pendaftaran Relawan Pajak Dibuka 31 Agustus 2026, Cek Link Ini
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.34
DJP Buka Relawan Pajak 2027, Mahasiswa Bisa Daftar Mulai Hari Ini
Berita terkait
Setoran Pajak Akhir Agustus Naik 27%, DJP Bakal Capai Target 2026?
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 18.10
40 Perusahaan Baja Ngemplang Pajak, Purbaya Ungkap Modusnya
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 11.20
Purbaya Kejar Pengusaha Kemplang Pajak, Pegawai DJP Terlibat Bakal Dipecat
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 06.30
40 Perusahaan Baja Masuk Radar Purbaya, Diduga Rugikan Negara Rp5 T
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 19.50