DLH DKI Imbau Warga Kurangi Kegiatan Luar Ruangan Imbas Abu Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengimbau warga untuk mengurangi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang tersebar di sebagian wilayah Jakarta. Masyarakat diminta membatasi kegiatan di luar ruangan, terutama saat hujan abu terjadi. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan perlu dilindungi dengan sebaik-baiknya.
Untuk warga yang tidak dapat menghindari kegiatan luar ruangan, DLH menyarankan penggunaan masker N95 atau setara yang ditempelkan dengan benar. Pengelola sekolah, penyelenggara kegiatan, dan pemberi kerja juga diharapkan menyesuaikan aktivitas dan menyediakan perlindungan yang memadai. Petugas kebersihan yang bekerja di luar perlu dilengkapi perlengkapan pelindung diri seperti masker dan pelindung mata.
Saat hujan abu sedang berlangsung, warga disarankan berlindung di dalam bangunan, menutup pintu dan jendela, serta membersihkan endapan abu menggunakan lap atau pel lembab agar tidak tersebar kembali. Warga yang mengalami keluhan pernapasan dapat memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan atau menghubungi layanan darurat 112.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 6 September 2026 pukul 09.53
Abu Vulkanik G. Anak Krakatau Sampai Jabodetabek, Ahli: Warga Perlu Pakai Masker
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 05.58
Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga Banten Diimbau Pakai Masker
Berita terkait
Erupsi Gunung Anak Krakatau Dipastikan Tak Picu Tsunami Seperti 2018
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 12.55
Kepala BMKG Ungkap Erupsi Anak Krakatau Jenis Strombolian, Ini Penjelasannya
Detik.com · 6 September 2026 pukul 12.52
Daftar Daerah Terdampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 12.47
Badan Geologi: Dentum di Bandung Efek Gelombang Akustik Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 12.42