DPR Desak Polres Pemalang Transparan Usut Kasus Perundungan Siswa SD hingga Meninggal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi III DPR, Abdullah, mendesak Polres Pemalang untuk mengusut secara transparan kasus dugaan perundungan yang menyebabkan Muhammad Hasbi Al Aqib, siswa kelas 2 SDN 1 Kebondalem, meninggal dunia. Desakan ini muncul setelah adanya aduan dari orang tua korban serta informasi mengenai terduga pelaku yang berada di luar kota dan adanya pengaruh pihak tertentu dalam perkara tersebut.
Abdullah meminta penyelidikan dilakukan secara cepat dan menyeluruh guna menjawab rangkaian peristiwa kekerasan serta menghindari spekulasi publik. Selain itu, ia menyoroti kurangnya transparansi pihak sekolah dalam memberikan informasi kepada keluarga korban. Sekolah diingatkan akan tanggung jawabnya dalam melindungi siswa, melakukan penanganan awal, dan berkoordinasi dengan pihak berwenang saat terjadi dugaan kekerasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 5 Oktober 2026 pukul 10.28
Komisi III DPR Kawal Kematian Siswa SD di Pemalang yang Diduga Jadi Korban Perundungan
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 18.52
Polisi Periksa Kepala Sekolah SDN I Kebondalem soal Kasus Siswi Di-bully
JawaPos · 5 Oktober 2026 pukul 12.43
Komisi III DPR Kawal Penanganan Kasus Kematian Siswa SD Pemalang Diduga Korban Perundungan
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 08.58
Kabarnya Ada Demo Siang Ini 5 Oktober, Hindari Jalan Ini
Berita terkait
Mendikdasmen Pantau Kasus Meninggalnya Siswa SD di Pemalang Diduga Di-bully
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 13.44
Dedi Mulyadi Tak Main-main: Siswa Nakal Bisa Dikeluarkan, Guru Peleceh Diminta Langsung Ditahan
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 07.40
ICM Tangsel Minta Maaf, Jelaskan soal 2 Murid jadi Korban Perundungan dan Pelecehan
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 19.02
Waka MPR: Cegah Perundungan di Lingkungan Pendidikan Tak Cukup Sosialisasi
Detik.com · 28 September 2026 pukul 18.52