DPR Sebut Delapan WNI yang jadi Tentara Bayaran Rusia Awalnya Daftar Lowongan Satpam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Delapan warga negara Indonesia (WNI) yang diduga direkrut menjadi tentara negara asing, termasuk Rusia, awalnya mendaftar lowongan sebagai satpam atau tenaga administrasi. Informasi ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, yang mengungkapkan perekrutan dilakukan oleh pihak ketiga dengan menawarkan gaji besar. Dasco menyatakan bahwa intelijen Indonesia dan Kementerian Luar Negeri telah berkoordinasi dan mengirimkan ratusan utusan ke negara-negara terkait untuk menangani kasus ini. Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri menyampaikan bahwa pemerintah masih memverifikasi informasi mengenai identitas dan proses perekrutan para WNI tersebut. Juru bicara Kemlu Yvonne Mewengkang menegaskan bahwa jika terbukti, keterlibatan ini merupakan keputusan individual dan tidak mewakili kebijakan pemerintah Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 September 2026 pukul 06.15
8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Anggota DPR Ingatkan Status WNI Bisa Hilang
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 17.39
Kemlu Verifikasi Dugaan WNI Bergabung Militer Rusia dalam Perang Ukraina
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 12.29
Terungkap Modus WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 12.26
Info Intelijen: 8 WNI Tentara Rusia Awalnya Melamar Satpam Gaji Tinggi
Berita terkait
Kemlu Verifikasi Informasi Intelijen Ukraina Soal 8 WNI jadi Tentara Rusia di Garda Depan
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 15.16
WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Pimpinan DPR Dapat Info soal Iming-iming
Detik.com · 1 September 2026 pukul 12.14
Daftar Nama 8 WNI yang Direkrut Jadi Tentara Rusia Versi Intel Ukraina
Detik.com · 1 September 2026 pukul 10.53
Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia, Begini Modus Perekrutannya
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 07.25