DPRD DKI Berupaya Tutup Kebocoran PAD akibat Parkir Liar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta menyoroti kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) akibat parkir liar, yang diperkirakan mencapai Rp100 juta per hari di kawasan Blok M Square. Ketua Pansus, Jupiter, menekankan bahwa penertiban saja tidak cukup; sistem perlu diubah dari pendekatan penindakan ke pencegahan. Langkahnya meliputi pembuatan database parkir terintegrasi dan digitalisasi transaksi agar transparan dan dapat ditelusuri. "Jangan hanya menangkap kebocoran setelah terjadi, tapi tutup pintu kebocorannya," ujurnya. Pansus juga mengusulkan sistem cashless untuk memantau lokasi, tarif, dan transaksi secara real-time. Meski mendorong sistem baru, penertiban terhadap operator ilegal tetap dilakukan, namun keberhasilan tidak diukur hanya dari jumlah penangkapan. Target akhir adalah menciptakan ekosistem parkir yang legal, tertib, aman, transparan, dan digital di Jakarta.
Bagikan
Berita terkait
Pesta Rakyat di Monas Ramai, Dishub Terjunkan Personel Tertibkan Parkir Liar
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 19.11
Anggota DPRD Apresiasi Rencana TransJ Kelola Transportasi Kepulauan Seribu
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 08.47
Ditangkap Polisi, Jukir Liar di Tambora Paksa Pemotor Bayar Parkir Rp 5.000
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 17.15
Viral Jukir Liar Paksa Pemotor Bayar Parkir di Tambora, Pelaku Ditangkap
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 19.17