DPRD Kota Bekasi Respons Tuntutan Mahasiswa soal Dugaan Pelanggaran Anggaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Mahasiswa Indonesia mendesak DPRD Kota Bekasi membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelidiki dugaan pelanggaran anggaran dalam pengelolaan APBD Pemerintah Kota Bekasi. Tuntutan ini disampaikan oleh Ketua Asosiasi Mahasiswa Indonesia, Umar S, saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Bekasi pada Rabu, 16 September 2025. Umar menuduh Wali Kota Bekasi melakukan manipulasi anggaran yang berpotensi melanggar hukum, sehingga meminta agar kasus ini diproses secara hukum jika terbukti ada unsur pidana. Selain itu, ia juga menyoroti dugaan korupsi dalam pengadaan ambulans dan mobil jenazah pada periode 2022 hingga 2023, dengan total anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp5,4 miliar. Menurutnya, mas masih banyak temuan dugaan pelanggaran terkait pengelolaan anggaran yang belum terselesaikan secara transparan dan akuntabel. DPRD Kota Bekasi diharapkan dapat bertindak tegas dan mengusut tuntas dugaan dugaan ini guna memastikan akuntabilitas penggunaan dana publik.
Bagikan
Berita terkait
KPK Geledah Kantor Disdik Kabupaten Bogor terkait Dugaan Korupsi Pengadaan
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 06.45
Permohonan Penangguhan Penahanan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Ditolak
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 22.45
Anggota DPRD Bekasi Didakwa Lakukan Pengeroyokan hingga Korban Luka
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 22.50
Sidang Banding Perkara Chromebook, Nadiem Berharap Hakim Tidak Takut Membebaskan Orang Tak Bersalah
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 12.05