Efisiensi APBN Tetap Lanjut 2027, Tapi Tak Asal Potong Anggaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan APBN 2027 diproyeksikan mencapai Rp 4.000 triliun, menjadi angka tertinggi dalam sejarah Indonesia. Penjualan negara tidak akan dipotong secara sembarangan, melainkan difokuskan pada sektor yang mendukung pertumbuhan ekonomi seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan perlindungan sosial. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi belanja negara agar lebih tepat sasaran, memperbaiki kualitas SDM, dan memperkuat stabilitas ekonomi sekaligus sebagai penyangga (shock absorber) terhadap risiko eksternal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 19.24
Menkeu Suahasil: APBN Harus Terus Pertajam Belanja, Bukan Sekadar Potong Anggaran
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 16.21
APBN Agustus Defisit Rp 240,1 Triliiun, Suahasil Sebut Masih On The Track
Berita terkait
Ini Komentar 8 Partai Soal APBN Rp4.097 T Rancangan Prabowo
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 21.40
Prabowo Mau Optimalkan Pendapatan Negara: Minimalisir Kebocoran-Efisiensi Lanjut
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.30
Suahasil dan penataan mesin fiskal pemerintahan Prabowo
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 11.09
Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Pastikan Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 18.15