Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Proyeksikan Defisit APBN 2026 2,85% PDB, Siapkan Belanja Rp4.000 Triliun untuk Dorong Pertumbuhan 6% 2027

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan APBN 2026 hingga Agustus 2026 masih on track dengan defisit Rp240,1 triliun (0,93% PDB). Pendapatan negara mencapai 65,2% target, belanja negara 59,7% target. Untuk 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6% dengan investasi 7% atau lebih serta belanja negara mencapai Rp4.000 triliun, menjadi angka rekor tertinggi sejarah Indonesia. Defisit APBN 2026 diproyeksikan meningkat menjadi 2,85% PDB, sementara R-APBN 2027 direncanakan dengan defisit 2,4% PDB. Peningkatan belanja difokuskan pada kualitas manusia, produktivitas, kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, dan infrastruktur dengan sinergi Danantara dan sektor keuangan. Untuk mendanai kebutuhan ini, pemerintah akan menerapkan strategi fiskal seperti peningkatan rasio pajak, perluasan basis pajak, dan penguatan implementasi kebijakan perpajakan inti (Coretax).

Menurut tiap media