Ekonom sebut kerja sama Indonesia-Rusia positif untuk perluasan ekspor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Eksekutif INDEF, Esther Sri Astuti, menyatakan kerja sama Indonesia-Rusia membuka potensi ekspansi pasar ekspor. Indonesia memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan EAEU (Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Rusia) yang memperkuat akses pasar baru bagi produk unggulan. Nilai perdagangan bilateral diproyeksikan tumbuh dengan komitmen kedua negara menggandakan target. Kerja sama mencakup energi, pertanian, pertahanan, perkapalan, dan perdagangan internasional. Presiden Prabowo Subianto menegaskan Rusia sebagai mitra penting, menyoroti konektivitas maritim Pasifik dan potensi Eastern Economic Forum (EEF) sebagai jembatan kawasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 14.30
Gaet Irlandia, Indonesia Bidik Investasi AI hingga Industri Penerbangan
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 13.49
Ekonom Nilai Kerja Sama Indonesia-Rusia Buka Akses Pasar Baru di Kawasan Eurasia
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 12.14
Investasi Pabrik Pupuk hingga Kapal Canggih, Hasil Pertemuan Prabowo-Putin di Vladivostok
JawaPos · 4 September 2026 pukul 11.45
Kunjungan ke Rusia, Prabowo Bahas Kerja Sama Pupuk hingga Perkapalan dengan Vladimir Putin
Berita terkait
Prabowo ke Pengusaha Rusia: Datanglah ke RI, Bekerja Bersama Kami
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.19
Kalahkan Thailand, Industri Manufaktur RI Tembus Peringkat 12 Dunia
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 16.10
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.728, Berpotensi Berbalik Arah
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 09.28
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.763 per Dolar AS Tertekan Kenaikan Inflasi Agustus
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 16.02