Ekonom Nilai Kerja Sama Indonesia-Rusia Buka Akses Pasar Baru di Kawasan Eurasia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kerja sama bilateral Indonesia-Rusia diproyeksikan membuka dampak positif signifikan dengan memperluas jangkauan pasar ekspor produk unggulan Indonesia ke Eurasia. Indonesia memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan EAEU (Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Rusia) yang memperkuat akses pasar baru. Direktur Eksekutif INDEF, Esther Sri Astuti, menyatakan nilai perdagangan bilateral akan terus tumbuh dengan komitmen kedua negara menggandakan target perdagangan. Potensi kerja sama mencakup sektor strategis seperti energi, pertanian, pertahanan, perkapalan, dan perdagangan internasional. Presiden Prabowo Subianto menegaskan Rusia sebagai mitra penting yang terus diperkuat melalui peningkatan kerja sama di berbagai bidang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 13.21
Ekonom sebut kerja sama Indonesia-Rusia positif untuk perluasan ekspor
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 13.20
Alasan Barang Impor Murah Serbu RI Berbahaya, Bikin Rontok Struktural
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 08.14
Usai Temui Putin, RI-Rusia Jajaki Investasi Pupuk dan Perkapalan
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 15.45
Temui Putin di Rusia, Prabowo Bahas Perminyakan hingga Kosmonautika
Berita terkait
Airlangga Targetkan Dokumen IEU CEPA Ditandatangani Oktober 2026
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 18.35
Purbaya Ubah Strategi Hadapi Perdagangan Bebas, Kejar Ekonomi 6%
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 08.10
Era Perdagangan Bebas, Purbaya Ungkap PR Besar Pemerintah
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.55
China Bangun "Hong Kong Baru" Dekat RI, Nilainya Rp2.000 T
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 17.45