Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ekshumasi Selesai, Tak Ada Bekas Luka Kekerasan di Tubuh Sutrimo

Proses ekshumasi jenazah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah telah selesai setelah berlangsung selama sekitar 3,5 jam, dari pukul 09.30 hingga 13.00 WIB. Dalam konferensi pers, Ketua Tim Dokter Forensik, Prof. Yudi, menyatakan bahwa hasil pemeriksaan luar dan dalam secara visual tidak menunjukkan adanya bekas luka akibat kekerasan tumpul atau benda tajam pada tubuh korban. Jenazah yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun dengan tinggi badan 166 cm ini kemudian dilakukan autopsi dan pengambilan sampel untuk pemeriksaan lanjutan.

Tim forensik mengambil beberapa sampel untuk analisis laboratorium, termasuk pemeriksaan histopatologi oleh dokter spesialis patologi anatomi dan pemeriksaan toksikologi oleh Puslabfor guna mendeteksi adanya racun atau bahan kimia. Selain itu, proses identifikasi melalui pemeriksaan DNA juga sedang dilakukan untuk memastikan identitas korban dan penyebab kematian secara lengkap.

Sutrimo sebelumnya ditemukan tidak sadarkan diri pada Kamis (23/7) dan kemudian dilarikan ke RS Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans, namun dinyatakan telah meninggal dunia. Korban ditemukan dalam kondisi mulut berbusa dan diduga merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, meskipun pihak kepolisian mas masih menyelidiki identitas dan latar belakang korban.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait