Fakta-Fakta Terbaru Ekshumasi Jenazah Sutrimo oleh Polda Metro Jaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi jenazah Sutrimo pada Rabu (12/8) karena kematiannya dinilai janggal. Sutrimo ditemukan tewas dengan mulut berbusa di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Awalnya keluarga melaporkan kematian karena penyakit gula, namun kemudian curiga kematian tak wajar dan melapor ke Polresta Banyumas yang dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Sutrimo disebut sebagai Kepala Rumah Tangga eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Ekshumasi dilakukan dalam tiga tahap: pembongkaran makam, pemeriksaan luar untuk identitas, dan pemeriksaan dalam. Tim gabungan PDFMI dari Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur serta ahli toksikologi, DNA, dan histopatologi terlibat. Pemeriksaan visual tidak menemukan bekas luka kekerasan tumpul atau tajam. Sampel diambil untuk lab histopatologi, toksikologi, dan DNA dengan hasil diperkirakan 2-3 minggu. Informasi buih dari mulut dan hidung saat meninggal juga diswab untuk dianalisis.
Keluarga Febrie meminta kematian Sutrimo tidak dikaitkan dengan perkara di Kejagung. Mereka menyatakan Sutrimo sudah lama sakit, posisinya lebih sebagai penjaga rumah kosong bukan Karumga, dan berharap fakta terungkap tanpa spekulasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 18.41
Tim Forensik Swab Jasad Sutrimo Saat Ekshumasi, Cari Penyebab Kematian
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 09.12
Ekshumasi Jenazah Sutrimo Digelar Pagi Ini, Dipimpin Brigjen Hastry
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.31
Tak Ada Luka Kekerasan, Labfor Cek Kandungan Racun di Tubuh Sutrimo
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 18.20
Ekshumasi Selesai, Tak Ada Bekas Luka Kekerasan di Tubuh Sutrimo
Berita terkait
Ekshumasi Sutrimo, Tim Dokter Tak Temukan Luka Benda Tajam-Tumpul
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.31
Makam Sutrimo Mulai Dibongkar, Ekshumasi Jasad Libatkan Ahli Forensik
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 11.28
Kematian Janggal, Makam Sutrimo Dibongkar Rabu Lusa
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 13.42
Polisi Bakal Bongkar Makam Sutrimo Usai Kematian Dinilai Janggal
CNN Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 14.40