Ekspor Nikel-Timah Cs Tersandera Kandungan LTJ, BKPM Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mendorong perusahaan tambang Indonesia memperluas hilirisasi mineral hingga pemanfaatan logam tanah jarang (LTJ) atau rare earth elements. Dorongan ini muncul menyusul tertahannya sebagian pengiriman nickel pig iron (NPI) dari Indonesia yang harus menjalani pengujian tambahan terkait kandungan LTJ.
Direktur Hilirisasi Mineral dan Batu Bara Rizwan Aryadi Ramdhan menegaskan pemerintah mendukung investasi yang meningkatkan nilai tambah mineral, namun hilirisasi tidak boleh berhenti pada produk antara seperti NPI atau MHP. Pemerintah menginginkan pengolahan berlanjut hingga tahap akhir di dalam negeri.
Rizwan menyatakan LTJ termasuk komoditas strategis untuk industri pertahanan dan sektor lainnya, sehingga pemerintah berencana mendorong perusahaan mengembangkan pengolahan LTJ secara lebih lanjut agar tidak diekspor dalam bentuk mentah. Ekosistem hilirisasi mineral diharapkan terus tumbuh dari hulu hingga hilir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 17.12
RI Simpan Potensi Logam Tanah Jarang, Sucofindo Ambil Peran Identifikasi
Berita terkait
RI Lepas 100 Kapal Ekspor Mineral Senilai Rp 2,2 Triliun
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 21.30
Pemerintah Siapkan Revisi Aturan Ketentuan Logam Tanah Jarang
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 12.15
Keran Ekspor Nikel Cs Dibuka Lagi, Ini Reaksi Pengusaha
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.15
Bahlil Buka Suara soal Ekspor Nikel RI Tersendat Akibat LTJ
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 20.50