Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

RI Lepas 100 Kapal Ekspor Mineral Senilai Rp 2,2 Triliun

Kantor Staf Presiden (KSP) bersama Kementerian dan Lembaga terkait berhasil melepas 100 kapal ekspor mineral yang sebelumnya terhambat akibat perbedaan interpretasi ketentuan Logam Tanah Jarang (LTJ). Pelepasan ini dilakukan oleh Kepala Staf Kepresideni Dudung Abdurachman di Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat (7/8) kemarin, dengan fokus pada ekspor Alumina Hidroksida dan Alumina Oksida.

Dari 100 kapal yang dilepas, sekitar 400.000 ton komoditas mineral diekspor dengan nilai US$ 124 juta atau setara Rp 2,2 triliun. KSP menyampaikan bahwa sekitar 80.000 ton komoditas lainnya masih dalam proses penyelesaian. Pelepasan ini diharapkan menggerakkan kembali perdagangan, mendukung devisa negara, dan menjaga keberlangsungan produksi serta pekerjaan di sektor pertambangan, logistik, pelabuhan, dan industri pendukung.

Meskipun mendorong kelancaran ekspor, pemerintah tetap menekankan pentingnya kepastian hukum dan pengawasan. Seluruh komoditas ekspor wajib memenuhi standar pengujian, verifikasi teknis, dan ketentuan yang berlaku. KSP menyatakan komitmennya untuk terus mengurai hambatan lintas sektor demi menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mendukung pertumbuhan investasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait