Erupsi Gunung Anak Krakatau Bakal Membesar? Ini Kata Badan Geologi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau saat ini berstatus Level III (Siaga) dengan rekomendasi radius aman 3 kilometer dari pusat aktivitas. Badan Geologi Kementerian ESDM menegaskan bahwa potensi erupsi masih tinggi, namun peningkatan aktivitas tidak ditentukan hanya berdasarkan satu kejadian erupsi atau video yang beredar, melainkan melalui berbagai parameter pemantauan visual dan instrumental oleh PVMBG.
Selain memantau erupsi, Badan Geologi mengawasi perubahan morfologi tubuh gunung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dimensi tubuh gunung yang terbentuk pasca-erupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil, sehingga tidak berpotensi mengalami keruntuhan skala besar yang dapat memicu tsunami. Masyarakat diminta tetap mematuhi rekomendasi keselamatan dan menjauhi zona bahaya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 11.53
Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir Usai 25 Jam, Ganti Letusan Strombolian
kumparan · 6 September 2026 pukul 15.14
Badan Geologi Ungkap Bahaya Erupsi Anak Krakatau: Material Pijar-Gas Vulkanik
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 13.59
Anak Krakatau Kembali Meletus, Sudah 4 Kali Erupsi Sejak Pagi Ini
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 13.53
Apa Itu Gas SO2 yang Menyebar Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Berita terkait
Kondisi Terkini Krakatau, Badan Geologi Ungkap Potensi Erupsi Lagi
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 12.20
Masih Siaga! Anak Krakatau Erupsi Lagi-Gempa Menerus Terjadi Hari Ini
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 10.35
Bukan Anak Krakatau, Ini Erupsi Gunung Terbanyak dalam 100 Hari di RI
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.25
Jawaban Badan Geologi soal Potensi Tsunami Erupsi Berulang Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 11.09