Jawaban Badan Geologi soal Potensi Tsunami Erupsi Berulang Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Geologi Kementerian ESDM menjelaskan bahwa tidak semua erupsi Gunung Anak Krakatau dapat memicu tsunami. Lana Saria, Kepala BAG, menyatakan erupsi 2026 berbeda dengan tsunami Selat Sunda 2018 yang dipicu oleh keruntuhan sebagian tubuh gunung ke laut. Berdasarkan pemantauan terbaru, bentuk dasar Anak Krakatau tidak menunjukkan perubahan signifikan dan tidak ada indikasi keruntuhan dalam skala yang dapat menimbulkan tsunami. Namun, pemantauan intensif tetap dilakukan untuk memastikan stabilitas gunung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 11.57
Badan Geologi Pastikan Erupsi Anak Krakatau Tak Picu Tsunami
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 11.20
Anak Krakatau Erupsi, BMKG: Potensi Tsunami Belum Terdeteksi
JawaPos · 6 September 2026 pukul 09.15
Badan Geologi Kementerian ESDM Pastikan Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Berpotensi Tsunami
kumparan · 6 September 2026 pukul 08.00
Fakta-fakta Erupsi Gunung Anak Krakatau: Tak Berpotensi Tsunami
Berita terkait
Anak Krakatau Erupsi Lagi dengan Durasi 30 Detik, Jauhi Radius 3 Km
Detik.com · 6 September 2026 pukul 06.13
Badan Geologi Ungkap Alasan Dentuman Anak Krakatau Bisa Terdengar hingga Bandung
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 19.00
Update Kondisi Kubah Lava Anak Krakatau Pascatsunami 2018-Erupsi Terus
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 15.15
Erupsi Anak Krakatau Tak Berpotensi Tsunami, Ini Penjelasan PVMBG
Detik.com · 5 September 2026 pukul 12.15