Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kemendiktisaintek Imbau Kampus Terapkan Kuliah Daring

Erupsi Gunung Anak Krakatau pada September 2026 menyebabkan aktivitas pembelajaran dan layanan kampus terganggu akibat debu vulkanik. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengimbau seluruh pergurukuan tinggi negeri dan swasta untuk sementara mengalihkan layanan pendidikan ke sistem daring atau hybrid. Imbuan ini disampaikan Wakil Menteri Fauzan dalam Konferensi Pers Update Situasi Terkini Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau. Tujuannu adalah menjaga kesehatan dan keselamatan sivitas akademika dari risiko paparan debu vulkanik. Perguruan tinggi juga disarankan mengurangi aktivitas di luar kampus untuk meminimalkan paparan debu vulkanik. Layanan kantor, proses belajar mengajar, dan kegiatan akademik lainnya dapat dilaksanakan secara daring atau dengan metode lain yang efektif mengurangi risiko kesehatan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait