Fatayat NU Jadikan Muktamar Momentum Perangi Kekerasan Perempuan dan Anak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PP Fatayat NU memperkenalkan gerakan Fatayat Anti Kekerasan (FANTIK) di Muktamar Ke-35 NU untuk menghilangkan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Data SPHPN dan SNPHAR 2024 menunjukkan 1 dari 4 perempuan dan 1 dari 2 anak pernah mengalami kekerasan. Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz menekankan kerja sama lintas sektor diperlukan untuk mencegah kekerasan. Muktamar Ke-35 NU di Jombang pada 27-31 Agustus 2026 dihadiri ribuan peserta dan menyepakati perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 30 Agustus 2026 pukul 17.00
Muktamar ke-35 NU: Fatayat NU Suarakan Gerakan FANTIK, Stop Kekerasan Perempuan dan Anak
Berita terkait
Keberatan Masa Iddah Politik, Massa Aksi Ngotot Masuk Ruang Sidang Muktamar ke-35 NU
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 18.18
Muktamar NU Ricuh, Gus Yahya Minta Massa Aksi di Jombang Tetap Tenang
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 18.08
Ibu dan Pacar Aniaya Anak Kandung yang Masih Balita di Malang karena Ngompol
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 17.16
Muktamar NU, Fatayat Serukan Gerakan Bersama Ini
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 17.09