Fenomena Baru, Ada Perubahan Perilaku di Pengguna Asuransi Kendaraan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO Oona Insurance Indonesia, Vincent Soegianto, melaporkan perubahan perilaku pengguna asuransi kendaraan di Indonesia. Pada setengah semester terakhir, permintaan beralih dari proteksi kendaraan semata ke risiko yang dihadapi pengguna kendaraan, termasuk personal accident. Perlindungan kini tidak hanya ditujukan pada unit kendaraan, tetapi juga pada peminjam biaya itu sendiri. Vincent menekankan pentingnya dukungan industri asuransi untuk menjamin risiko peminjam agar perlindungan lebih komprehensif.
Vincent juga menyatakan peran perusahaan asuransi kini tidak lagi sekadar sebagai vendor untuk perusahaan multifinance, tetapi sebagai mitra strategis. Kolaborasi tiga pihak—antara ATPM, finance company, dan insurance company—menjadi kunci dalam mengembangkan produk yang sesuai kebutuhan pasar, terjangkau, dan mengurangi risiko bagi semua pihak terlibat.
Komunikasi yang solid antara perusahaan asuransi dan multifinance dianggap kunci utama untuk menjaga pertumbuhan industri. Dengan kerja sama yang baik, industri diharapkan dapat berjalan sehat dan memberikan perlindungan yang tepat bagi konsumen.
Bagikan
Berita terkait
OJK Wanti-wanti Transaksi Mobil 'STNK Only', Multifinance Terancam
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 17.10
Multifinance Masih Bergantung Bank, Pendanaannya Capai Rp289,69 Triliun
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 18.18
Bukan Cuma OTO dan SOFN, OJK Spill Ada Multifinance yang Sedang Proses Merger
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 17.30
Penerbitan Surat Berharga Multifinance Anjlok 12,71%, Jadi Rp62,19 Triliun
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 19.00