Fenomena Baru, Ada Perubahan Perilaku di Pengguna Asuransi Kendaraan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO Oona Insurance Indonesia, Vincent Soegianto, melaporkan perubahan perilaku pengguna asuransi kendaraan di Indonesia. Pada setengah semester terakhir, permintaan beralih dari proteksi kendaraan semata ke risiko yang dihadapi pengguna kendaraan, termasuk personal accident. Perlindungan kini tidak hanya ditujukan pada unit kendaraan, tetapi juga pada peminjam biaya itu sendiri. Vincent menekankan pentingnya dukungan industri asuransi untuk menjamin risiko peminjam agar perlindungan lebih komprehensif.
Vincent juga menyatakan peran perusahaan asuransi kini tidak lagi sekadar sebagai vendor untuk perusahaan multifinance, tetapi sebagai mitra strategis. Kolaborasi tiga pihak—antara ATPM, finance company, dan insurance company—menjadi kunci dalam mengembangkan produk yang sesuai kebutuhan pasar, terjangkau, dan mengurangi risiko bagi semua pihak terlibat.
Komunikasi yang solid antara perusahaan asuransi dan multifinance dianggap kunci utama untuk menjaga pertumbuhan industri. Dengan kerja sama yang baik, industri diharapkan dapat berjalan sehat dan memberikan perlindungan yang tepat bagi konsumen.
Bagikan
Berita terkait
Biaya klaim asuransi mobil berapa? Ini rincian dan contohnya
ANTARA News · 12 Agustus 2026 pukul 07.50
Dibanding Malaysia dan Thailand, Pasar Pembiayaan RI Masih Sangat Besar
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 17.40
Bos Oona Insurance Buka-bukaan Soal Risiko Asuransi Mobil Listrik
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.51
APPI Curhat Soal Penggunaan Jasa Debt Collector, Ini Alasannya!
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.11